Pengaruh Penambahan Enzim Phytase pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gabus (Channa striata) Menggunakan Sistem Resirkulasi

Authors

  • Dwi Liana Rahmayuni Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Usman M. Tang Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Author
  • Mulyadi Mulyadi Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/

Keywords:

ikan gabus, phytase, pakan ikan, pertumbuhan, sistem resirkulasi

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu komoditas air tawar bernilai ekonomis tinggi yang memiliki potensi besar untuk dibudidayakan. Namun, kendala dalam pemanfaatan bahan pakan nabati yang mengandung antinutrisi seperti asam fitat dapat menghambat pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim phytase dalam pakan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan gabus menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 60 hari, pada Desember 2024 – Januari 2025 yang bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya (TBD), Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Provinsi Riau. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dosis enzim phytase (0; 1; 1,5; 2; dan 2,5 g/kg pakan) dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot dan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, rasio konversi pakan, kecernaan pakan, kelulushidupan, serta kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa penambahan phytase pada dosis 2,5 g/kg (P4) memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan bobot mutlak 4,68 g, panjang mutlak 5,62 cm, efisiensi pakan 67,66%, SGR 2,7%/hari, kelulushidupan 97%, FCR 1,4, dan kecernaan pakan 63%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Pengelolaan Perikanan Skala Kecil dengan Pendekatan Kearifan Lokal di Wilayah Timur Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan

Anggani, D. (2022). Penambahan Enzim Phytase pada Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) dengan Sistem Resirkulasi. Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science), 9(3): 207-214.

Ardita, N., Budiharjo, A., & Sari, S.L.A. (2015). Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Penambahan Prebiotik. Bioteknologi, 12(1): 16-21.

Bhatnagar, A., & Devi, P. (2013). Water Quality Guidelines for the Management of Pond Fish Culture. International Journal of Environmental Sciences, 3(6): 1980–2009.

Boyd, C.E. (1990). Water Quality in Ponds for Aquaculture. Auburn University. Alabama.

Craig, S., & Helfrich, L.A. (2017). Understanding Fish Nutrition, Feeds, and Feeding. Virginia Cooperative Extension, Virginia Polytechnic Institute and State University.

Dhaja, Y., Rume, M.I., & Dhengi, S. (2021). Pengaruh Penambahan Fermentasi Probiotik terhadap Efisiensi dan Konversi Pakan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). AQUANIPA, Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan, 3(1).

Effendie, M.I. (1979). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama.Yogyakarta.

Effendie, M.I. (2002). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta.

Fahlevie, R.J., Amin, M., & Mukti, R. C. (2023). The Effect of Additional Phytase Enzymes with Different Dosages on Feed to Growth, Feed Efficiency, and Survival of Snakehead Fish (Channa striata). Journal of Aquaculture & Fish Health, 12(3).

Fahmi, M.R., Hem, S., & Subamia, I.W. (2009). Potensi Mogot untuk Peningkatan Pertumbuhan dan Status Kesehatan Ikan. Jurnal Riset Akuakultur, 4(2): 221-232.

Haetami, K., Amanda, T.R., & Abun, A. (2025). The Phytase and Microbial Potential in Fish Feed: A Review. Jurnal Biologi Tropis, 25(1): 106-113.

Ikram, A.I. (2020). Pengaruh Penambahan Enzim Phytase Dosis Berbeda pada Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) dengan Sistem Resirkulasi. Jurnal Perikanan, 1(1): 1-13.

Muflikhah, N., Komang, N., Suryati, S., & Makmur, M. (2020). Gabus. Balai Riset Perikanan Perairan Umum. Palembang

Mukti, A.T., Susilo, H., & Nuraini, A. (2021). Pengaruh Pemberian Pakan dengan Dosis Berbeda terhadap Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Perikanan Indonesia, 23(1): 67–75.

Rachmawati, D., & Hutabarat, J. (2006). Pemanfaatan Enzim Fitase dalam Pakan Ikan untuk Meningkatkan Kecernaan Nutrien. Jurnal Ilmu Kelautan, 11(3): 142–148.

Rachmawati, D., & Samidjan, I. (2014). Penambahan Fitase dalam Pakan Buatan sebagai Upaya Peningkatan Kecernaan, Laju Pertumbuhan Spesifik dan Kelulushidupan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Saintek Perikanan, 10(1): 48-55.

Rizky, A., Eko S.P., & Retno, D.S., (2019). Kadar Protein Terlarut dalam Albumin Ikan Gabus (Channa striata dan Channa micropeltes) Asal Bogor. Jurnal Veteriner, 20(3): 436-444.

Saputra, A. (2014). Nutrisi Ikan dan Aplikasinya dalam Pakan Buatan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Shah, S.Z.H., Afzal, M., Akmal, A., Fatima, M., & Hussain, S.M. (2016). Effect of Citric Acid and Phytase on Growth Performance and Mineralization of Labeo rohita Juveniles Fed Soybean Meal-Based Diet. Department of Zoology. Wildlife and Fisheries. University of Agriculture. Faisalabad, Pakistan.

Sintia, N., Utomo, D.S.C., & Yudha, I.G. (2020). The Effect of Phytase Enzymes Addition on Artificial Feed on Hoven’s Carp Growth, Leptobarbus hoevenii (Bleeker, 1851). e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 8(2): 991-1000.

SNI (1994). Pengujian Kualitas Air Sumber dan Limbah Cair. Direktorat Pengembangan Laboratorium dan Pengelolaan Data Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. Jakarta.

Sugiarto, A., Kurniasih, T., & Prasetyo, B. (2020). Penambahan Enzim Fitase pada Pakan Buatan untuk Meningkatkan Kecernaan Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 25(1): 33–41.

Timmons, M.B., & Ebeling, J.M. (2010). Recirculating Aquaculture. Ithaca, Cayuga Aqua Ventures. NY.

Tungadi, R. (2019). Potensi Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) dalam Mempercepat Penyembuhan Luka. Jambura Fish Processing Journal, 1(1): 46-57.

Watanabe, T. (1988). Fish Nutrition and Marine Culture. Department of Aquatic Biosciences Fisheries. University of Tokyo. 233 hlm.

Wibawa, Y.G., Amin, M., & Wijayanti, M. (2018). Pemeliharaan Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dengan Frekuensi Pemberian Pakan yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 6(1): PP 28 – 36.

Winarni, B. (2019). Pengaruh Pemberian Pakan dengan Penambahan Ampas Kelapa Rhizopus oryzae terhadap Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasius djambal). Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta

Winata, G.A., Suminto, S., & Chilmawati, D. (2018). Pengaruh Penambahan Enzim Fitase dengan Dosis yang Berbeda pada Pakan Buatan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Sidat (Anguilla bicolor). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 2(1): 11-19

Yashni, G., AlGheethi, A., Mohamed, R.M.S. R., Shanmugan, V.A., Nayan, N.H.M., Bakar, J.A., & Salleh, S.N.A.M. (2020). Physical Properties of Fish Feed Containing Household Waste as an Alternative Substitute in Newly Developed Soft-Dry Fish Feed or Red Tilapia. Materials Today: Proceedings, 31, 65–68.

Zonneveld, N., Huisman, E.A., & Boon, J.H. (1991). Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Downloads

Published

2026-03-15

Issue

Section

Articles