Pengayaan Pakan Pasta Terfermentasi dengan Ekstrak Temulawak dan Kencur terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Baung (Hemibagrus nemurus)
DOI:
https://doi.org/10.31258/Keywords:
ekstrak temulawak, ekstrak kencur, pakan pasta, pertumbuhan, kelulushidupanAbstract
Ikan baung merupakan salah satu ikan air tawar ekonomis penting di Indonesia dengan prospek pasar yang menjanjikan. Kendala utama dalam budidaya ikan baung adalah ketersediaan benih yang terbatas akibat rendahnya tingkat kelulushidupan larva. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan larva ikan adalah penyediaan pakan yang tepat, baik dari segi jenis, ukuran, nilai nutrisi, maupun waktu pemberiannya. Pakan terbaik untuk post larva ikan baung adalah cacing sutera, penggunaan pakan alami memiliki keterbatasan dalam ketersediaan, sehingga perlu alternatif pakan buatan dalam bentuk pasta terfermentasi, untuk memenuhi nutrisinya dilakukan pengayaan dengan ekstrak temulawak dan kencur. Penelitian dilaksanakan pada Januari s.d. Februari 2025 di Laboratorium Pembenihan dan Pemuliaan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh pengayaan pakan pasta terfermentasi dengan ekstrak temulawak dan kencur terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan larva ikan baung, serta mendapatkan dosis ekstrak temulawak dan kencur yang terbaik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 dengan dosis 2 g/100 g pakan, P2 dengan dosis 4 g/100 g pakan, P3 dengan dosis 6 g/100 g, P4 dengan dosis 8 g/100 g pakan, P5 dengan dosis 10 g/100 g pakan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada P1 (2 g/100 g pakan) dengan bobot mutlak 0,80 g, panjang mutlak 3,46 cm, laju pertumbuhan spesifik 12,27 % dan kelulushidupan 97,50 %.
Downloads
References
Agustini, M., & Yandini, H.E. (2023). Pengaruh Pemberian Serbuk Temulawak dengan Dosis yang Berbeda pada Pakan terhadap Pertumbuhan Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Ukuran 5–10 cm dalam Bak Pemeliharaan. Juvenil, 4(3): 227-233.
Arung, S.B., Palapa, N.R., & Nusukha, A. (2022). Kajian Pemanfaatan Limbah Organik untuk Media Kultur Cacing Sutra (Tubifex sp.) sebagai Pakan Alami Larva Ikan. Jurnal Akuakultur Indonesia, 21(1): 31-40.
Aryani, N. (2017). Teknologi Tepat Guna Budidaya Ikan Baung. Bung Hatta University Press. 41 hlm.
Azhari, A., Zainal, A. M., & Irma, D. (2017). Pengaruh Padat Penebaran terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Seurukan (Osteochilus vittatus). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 2(1): 12-19.
Dontriska, D., Sasanti, A.D., & Yulisman, Y. (2014). Efektivitas Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) untuk Mencegah Infeksi Aeromonas hydrophila pada Ikan Patin. Jurnal Akuakultur Indonesia, 2(2): 188-201.
Effendie, M.I. (2002). Biologi perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara. 163 hlm.
Halawa, C.G., Siswoyo, B.H., & Syafitri, E. (2023). Pengaruh Penambahan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb) pada Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio). Jurnal Aquaculture Indonesia, 3(1): 15-25.
Heltonika, B., Zairin, M.J., Widanarni, W., Suprayudi, M.A., Manalu W., & Hadiroseyani Y. (2021). Green Catfish (Hemibargus nemurus) Seeds Cannibalize at Different Stocking Densities. Earth and Environmental Science, 695(1): 1-5.
Heltonika, B., & Karsih, O. R. (2017). Pemeliharaan Benih Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) dengan Teknologi Photoperiod. Berkala Perikanan Terubuk, 45(1): 125-137.
Makmur, A., Daud, R., & Prasetyo, H.P. (2022). Pemijahan dan Persetujuan Gonad Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) dengan Rangsangan Hormon. Jurnal Akuakultur Indonesia, 21(1): 1-10.
Mohanta, K.N., Saputra, A., Wijayanti, M., & Subamia, I.W. (2022). Evaluasi Keragaan Pertumbuhan Larva Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) yang Diberi Pakan Mikrokapsul dan Pakan Mikro Komersial. Jurnal Akuakultur Indonesia, 21(2): 108-117.
Mulia, D.S., Novia, D., & Jacobeb, A.M. (2019). Pengaruh Fermentasi Campuran Dedak dan Ampas Tahu Menggunakan Trichoderma sp. terhadap Kandungan Nutrisi. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 13(2): 51-57.
Sukmawati, D., Sukendi, & Aryani, N. (2022). Pengaruh Cahaya Wadah dan Dosis Tubifex sp. terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Baung (Hemibagrus nemurus). Journal of Tropical Fisheries, 17(1): 10-18.
Waluyo, T., Mujtahidah, T., & Dzulqarnain, M. (2024). Efektivitas Penambahan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda cirtifolia) pada Pakan terhadap Tingkat Kanibalisme dan Kelangsungan Hidup Ikan Baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 8(1): 139-150.
Wati, N.E., & Yusuf, M. (2020). Pengaruh Penambahan Tepung Temulawak (Curcuma xanthoriza) dalam Ransum terhadap Efisiensi Pakan Sapi Peranakan Simmental. Jurnal Wahana Peternakan, 4(1): 1–5.
Widyastuti, I., Luthfah, H.Z., Hartono, Y.I., Islamadina, R., Can, A.T., & Rohman, A. (2021). Antioxidant Activity of Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) and its Classification with Chemometrics. Indonesian Journal of Chemometrics and Pharmaceutical Analysis, 1(1):28-41.
Wijayanti, M.S., Subamia, I.W., & Suastika, K. (2021). Efek Penambahan Ekstrak Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L.) pada Pakan Komersial terhadap Performa Pertumbuhan, Efisiensi Pakan dan Kelulushidupan Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jurnal Riset Akuakultur, 16(1): 47-59.
Yahya, M.Z., Linayati, L., & Furoidah, A.F. (2022). Penambahan Tepung Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Bandeng (Chanos chanos). Pena Akuatika: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 21(1): 1-14
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dodi Saputra, Netti Aryani, Nuraini Nuraini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



